RENJANA
Semuanya berawal dari sekadar
Hingga tak lagi bisa ditakar.
Seperti rindu, tiba-tiba ia hadir, mengalir, dan berdesir
Seperti candu, yang kemudian membuatku semakin sendu
Dan kini kamu mampu membuatku kian limbung
Aku yang terbelenggu bersama setumpuk asa, juga gumpalan renjana
Tuan, bibirku terlalu kelu, untuk sekadar menyapamu
Maka biarlah aku mengeja namamu dalam setiap sujudku
kepada-Nya,
Dia Sang Pemilik Hatimu.
Karya : Riny Widya K
Dibuat : 28 April 2017
Komentar
Posting Komentar